DEPOK – Pemerintah Kota Depok terus memperkuat upaya penanganan banjir dan genangan melalui pembenahan infrastruktur drainase di berbagai titik rawan. Salah satu lokasi yang saat ini menjadi fokus penanganan adalah persimpangan depan Rumah Makan Kalimantan di kawasan Cimanggis Boulevard menuju Setu Patinggi, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos.
Kawasan tersebut selama bertahun-tahun dikenal sebagai titik genangan yang kerap mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Depok.
Melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, pemerintah melakukan penataan sistem drainase guna meningkatkan kapasitas saluran sekaligus memperlancar aliran air menuju saluran pembuangan utama.
Kepala Bidang SDA DPUPR Kota Depok, Rizwanur Rahim, mengatakan pekerjaan yang sedang berlangsung difokuskan pada pengaturan distribusi aliran air agar tidak terjadi penumpukan debit di kawasan persimpangan.
“Penataan ini bertujuan membagi arus air secara lebih efektif sehingga genangan yang selama ini sering terjadi di depan RM Kalimantan dapat diminimalkan, bahkan dihilangkan,” ujar Rizwanur Rahim, Rabu (22/7/2026).
Progres Pekerjaan Terus Berjalan
Menurut Rizwanur, hingga saat ini progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Sebanyak 156 unit U-Ditch berukuran 100 x 100 sentimeter telah terpasang sebagai bagian dari sistem drainase baru.
Selain pemasangan U-Ditch, DPUPR juga membangun turap di bagian hilir saluran guna memperkuat struktur konstruksi sekaligus menjaga stabilitas aliran air.
Secara keseluruhan, pekerjaan penanganan drainase mencakup panjang saluran sekitar 260,6 meter, yang terdiri dari: