BOGOR (BS) – Kolaborasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, DPK KNPI Rancabungur, dan Boash Group menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Bantuan tersebut merupakan respons cepat atas kondisi kekeringan yang telah berlangsung hampir satu bulan dan menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Selain distribusi air bersih yang dilakukan BPBD Kabupaten Bogor, bantuan juga diperkuat dengan penyediaan 20 tangki mobil air bersih dari Direktur Boash Group yang juga menjabat sebagai Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPK KNPI Rancabungur, Ilham Abimanyu.
Ketua DPK KNPI Rancabungur, Gugum Gumelar, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor, BPBD Kabupaten Bogor, serta MPI KNPI Rancabungur yang telah membantu penyaluran air bersih. Alhamdulillah bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Gugum saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan warga di sejumlah desa mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat hingga kondisi kembali normal.
Sementara itu, Ilham Abimanyu menegaskan pihaknya siap mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penanganan dampak musim kemarau melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Sebagai MPI DPK KNPI Rancabungur sekaligus Direktur Boash Group, kami siap berkolaborasi dengan pemerintah. Kami telah menyiapkan 20 tangki mobil air bersih untuk didistribusikan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Rancabungur,” kata Ilham.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang terdampak kekeringan.