BOGOR – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, S.H.M.Hum, bersama jajaran menghadiri undangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dalam kegiatan pembinaan penguatan integritas bagi para pendidik dan tenaga kependidikan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat nilai-nilai integritas, moralitas, serta kepedulian terhadap lingkungan di lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan moralitas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur maupun pendidik.

"Integritas dan moralitas harus menjadi nilai yang senantiasa dijaga oleh seluruh insan pendidikan. Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis sebagai teladan bagi peserta didik, sehingga sikap, perilaku, dan komitmen terhadap nilai-nilai kejujuran harus terus diperkuat," ujar Yunita.

Selain menyoroti aspek integritas, Yunita juga mengingatkan pentingnya membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah. Menurutnya, pengelolaan sampah dan kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak dini kepada para siswa.

"Kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi bagian dari budaya sekolah. Melalui pengelolaan sampah yang baik dan lingkungan yang bersih, kita tidak hanya menciptakan suasana belajar yang nyaman, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya," katanya.

Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, serta masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

"Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan, kami berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi," tambah Yunita.

Kegiatan pembinaan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Selain menjadi sarana penguatan karakter aparatur dan pendidik, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan yang berkualitas.