BOGOR  – Banjir bandang yang menerjang Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/4/2026) malam, menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur vital serta permukiman warga.

Luapan Sungai Cipangaur mengakibatkan sedikitnya lima jembatan mengalami kerusakan berat hingga terputus. Empat di antaranya merupakan jembatan rawayan yang berada di Kampung Panyindangan RT 02 RW 04, Kampung Kuluwung RT 01 dan RT 02 RW 05, serta Kampung Samprok RT 01 RW 06.

Sementara itu, satu jembatan beton di Kampung Nagreg RT 01 RW 05 juga dilaporkan mengalami kerusakan serius akibat derasnya arus banjir.

Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Desa Pangaur, total kerugian materiil akibat bencana tersebut ditaksir mencapai Rp3,4 miliar.

Ketua RT 01 RW 05 Kampung Nagreg, Murnai, mengatakan putusnya jembatan memaksa warga mencari jalur alternatif untuk beraktivitas sehari-hari.

“Sekarang warga harus memutar lewat jembatan lain,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (20/4/2026).

Ia menyebutkan, sekitar 25 kepala keluarga (KK) terdampak langsung akibat terputusnya akses tersebut.

Selain merusak infrastruktur, banjir bandang juga menghancurkan permukiman warga. Sedikitnya lima rumah di Kampung Pangaur RT 01 dan RT 02 RW 02 mengalami kerusakan berat.

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat untuk sementara waktu sambil menunggu kondisi kembali aman.