DEPOK — Wali Kota Depok, Supian Suri, memberikan peringatan tegas kepada jajaran tenaga kesehatan agar meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 RSUD KiSA Depok, Kamis (30/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Supian menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak cukup hanya berorientasi pada prosedur administratif, tetapi harus mengedepankan sisi kemanusiaan dan empati terhadap pasien.
“Rumah sakit hadir untuk menyembuhkan. Jangan sampai justru membuat pasien merasa terbebani. Layani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Ia menilai, sebagai fasilitas kesehatan milik pemerintah, rumah sakit memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan tidak diskriminatif.
Selain menyoroti kualitas pelayanan, Supian juga mengangkat isu meningkatnya kasus gagal ginjal di Kota Depok. Ia menyebut, kondisi tersebut kini tidak hanya dialami orang dewasa, tetapi mulai ditemukan pada kalangan anak-anak dan remaja.
Fenomena ini, menurutnya, menjadi alarm serius yang membutuhkan penanganan menyeluruh, baik melalui layanan medis maupun langkah pencegahan sejak dini.
Supian mengakui bahwa layanan hemodialisis di RSUD KiSA sudah tersedia, namun masih menghadapi antrean pasien yang cukup tinggi. Ia meminta adanya peningkatan kapasitas agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Kita tidak bisa membiarkan masyarakat menunggu terlalu lama untuk layanan penting seperti cuci darah. Ini harus segera diantisipasi,” ujarnya.
Pemkot Depok, lanjut Supian, telah berupaya menambah fasilitas layanan serupa di rumah sakit lain untuk mengurangi beban. Namun, langkah tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan.