NANGGUNG – Karang Taruna Kabupaten Bogor menggelar Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Kabupaten Bogor 2026 di Lapangan Voli Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 sekaligus upaya mendorong pembinaan olahraga, promosi wisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Turnamen yang berlangsung hingga 2 Juni 2026 tersebut diikuti sejumlah tim voli dari berbagai wilayah Desa Malasari dan sekitarnya. Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri tokoh masyarakat, pengurus Karang Taruna, unsur kepemudaan, serta para pecinta olahraga bola voli.
Ketua Panitia Pelaksana, Hamdan Yuwafi, mengatakan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.
"Selain mengejar prestasi, yang terpenting adalah menjaga sportivitas, fair play, dan kebersamaan selama pertandingan berlangsung," ujar Hamdan.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, menjelaskan pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi kegiatan dilakukan untuk menghadirkan semangat Hari Jadi Bogor hingga ke wilayah pelosok.
Menurutnya, perayaan HJB tidak hanya harus dirasakan masyarakat di pusat pemerintahan, tetapi juga oleh warga yang berada di berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten Bogor.
"Kami ingin semangat Hari Jadi Bogor dirasakan seluruh masyarakat. Karena itu kegiatan ini digelar di Malasari agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat wilayah barat Kabupaten Bogor," kata Heri.
Ia menambahkan, olahraga bola voli dipilih karena menjadi salah satu cabang olahraga yang dekat dengan masyarakat dan mampu menyatukan berbagai kalangan. Melalui kegiatan ini, Karang Taruna juga berharap dapat melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya bisa dibina lebih lanjut bersama KONI Kabupaten Bogor.
Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini juga diharapkan mampu mengangkat potensi wisata Citalahab, yang berada di kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM lokal yang berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.