BOGOR – Antusiasme masyarakat mewarnai kegiatan pemeriksaan gigi gratis yang diselenggarakan Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) bekerja sama dengan Klinik Damessa Family Dental Care di Kampung Nyungcung, Desa Kampungsawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Selasa (9/6/2026).
Sejak pagi hari, warga dari berbagai wilayah di Kecamatan Rumpin tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut yang disediakan secara cuma-cuma oleh panitia. Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini.
Pemeriksaan gigi gratis tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-18 Klinik Damessa Family Dental Care. Sebanyak 100 kuota disediakan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan kesehatan tersebut.
Salah seorang peserta, Enih, mengaku sangat terbantu dengan adanya program pemeriksaan dan perawatan gigi gratis tersebut. Ia bahkan mendapatkan tindakan pencabutan gigi yang selama ini menjadi keluhannya.
“Alhamdulillah senang sekali. Tadi sudah dicabut gigi yang sakit. Menurut emak, kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat,” ujar Enih usai menjalani pemeriksaan.
Selain layanan kesehatan gigi, panitia juga membagikan paket sembako kepada peserta sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang hadir.
Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menunda pemeriksaan gigi karena keterbatasan biaya maupun minimnya kesadaran terhadap kesehatan gigi. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi solusi sekaligus sarana edukasi bagi warga.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang telah datang sejak sebelum kegiatan dimulai. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan dasar, khususnya kesehatan gigi, masih cukup tinggi di tengah masyarakat.