CIAWI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, dinilai masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat penerima manfaat.
Pasalnya, dari total kebutuhan yang ada, saat ini baru tersedia sekitar 300 porsi MBG yang didistribusikan untuk kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau yang dikenal dengan istilah 3B.
Ketua Tim Penggerak PKK Desa Teluk Pinang, Cicin Kuraesun, mengatakan jumlah penerima manfaat yang saat ini terakomodasi baru berasal dari lima Posyandu yang ada di wilayah desa tersebut.
“Yang diterima saat ini baru 300 porsi dan itu baru data dari lima Posyandu, sedangkan jumlah Posyandu di Desa Teluk Pinang ada 10, jadi masih banyak kekurangannya,” ujar Cicin, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, masih banyak ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang belum mendapatkan program MBG karena keterbatasan jumlah porsi yang tersedia.
Ia berharap kekurangan tersebut dapat segera dipenuhi agar seluruh penerima manfaat dari 10 Posyandu dapat terakomodasi secara merata.
“Harapan besar kami, data penerima manfaat dari 10 Posyandu yang jumlahnya masih ratusan ini bisa segera terpenuhi semuanya,” katanya.
Cicin juga mengingatkan pentingnya pemerataan distribusi bantuan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat, terutama antarwarga yang sama-sama masuk kategori penerima manfaat.
Program MBG sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.