BOGOR, – Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan alun-alun selesai pada Juni 2026. Namun proyek tersebut belum akan tuntas sepenuhnya karena keterbatasan anggaran, sehingga pengerjaan dilakukan secara bertahap.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan tahap awal difokuskan pada penyelesaian bangunan utama dan fasilitas penunjang dasar. Sementara pembangunan gedung parkir serta area khusus pelaku seni dijadwalkan pada tahap berikutnya.
“Kami memprioritaskan kebutuhan utama masyarakat. Bangunan utama diselesaikan lebih dulu, sisanya bertahap karena keterbatasan anggaran,” ujar Rudy kepada media ini di sela acara Carr Free Day, Minggu 15/02 di Cibinong.
Selain proyek alun-alun, Pemkab Bogor pada 2026 juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendidikan dan pemerataan pembangunan di wilayah barat, utara, timur, selatan, hingga pusat pemerintahan di Cibinong.
Penanganan kemacetan dan penataan kawasan di wilayah selatan menjadi fokus lain. Langkah yang ditempuh antara lain pelebaran jalan alternatif serta penataan utilitas dengan sistem kabel bawah tanah secara bertahap. Untuk tahap awal, penanaman kabel difokuskan pada utilitas non-PLN, sementara jaringan listrik PLN masih menggunakan kabel udara hingga infrastruktur dinilai siap.
Sejumlah ruas jalan yang masuk agenda penataan meliputi jalur nasional Jakarta–Bogor, Bojonggede–Kemang, Hidayat–Bojong Koneng, serta Gadog–Megamendung. Di wilayah selatan, pelebaran jalan dari Pasir Muncang dan titik lainnya mulai berjalan, dengan dukungan hibah lahan dari masyarakat dan pelaku usaha.
Pemkab juga mendorong kebijakan agar pengembang perumahan menyediakan sistem utilitas kabel bawah tanah dalam setiap proyek baru. Adapun pekerjaan di kawasan wisata selatan akan dioptimalkan setelah Idul Fitri guna menjaga aktivitas ekonomi dan kunjungan wisata.
Di sisi lingkungan, Pemkab Bogor merencanakan penanaman pohon serentak bersama seluruh SKPD menjelang Ramadan, dipusatkan di sekitar Stadion Pakansari dan sejumlah lahan kosong. Pemerintah memastikan seluruh proyek tetap mengedepankan aspek keselamatan, keberlanjutan lingkungan, serta kepentingan masyarakat luas.