JAKARTA Debat kandidat visi dan misi pasangan calon (paslon) Pengurus dan Pengawas Koperasi Pegawai Sekretariat Jenderal (Koppeg Setjen) DPR RI periode 2026–2030 berlangsung dinamis, Senin (25/6/2026). Sejumlah isu strategis mulai dari pengelolaan usaha simpan pinjam syariah, digitalisasi koperasi hingga peningkatan kesejahteraan anggota menjadi perhatian utama dalam debat tersebut.

Debat kandidat diikuti dua pasangan calon pengurus dan satu pasangan calon pengawas. Paslon pengurus nomor urut 1 yakni Dedi Bagus Perkasa dan Beni Rahbandiyosa Sabri. Sementara paslon nomor urut 2 adalah Rohani Budi Prihatin dan Saeful Anwar yang dikenal dengan akronim ROSA. Adapun pasangan calon pengawas diikuti Indra Pahlevi dan Sam Karya Nugraha.

Dalam forum debat, pasangan ROSA tampil menonjol dengan mengusung program pengelolaan Usaha Simpan Pinjam (USP) berbasis syariah sebagai salah satu program unggulan. Selain itu, pasangan ini juga menekankan pentingnya digitalisasi koperasi, peningkatan kualitas pelayanan anggota serta optimalisasi Sisa Hasil Usaha (SHU).

Paslon ROSA juga mengangkat isu pengarusutamaan gender dengan mendorong penambahan unsur perempuan dalam kepengurusan koperasi. Program tersebut dinilai penting guna meningkatkan penyerapan aspirasi dan pelayanan terhadap anggota perempuan di lingkungan Setjen DPR RI.

Tak hanya itu, pasangan ROSA turut menyuarakan perjuangan agar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dapat menjadi anggota khusus koperasi. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat koperasi dan meningkatkan kesejahteraan pegawai P3K di lingkungan Setjen DPR RI.

Saeful Anwar, mewakili Paslon ROSA menegaskan bahwa koperasi harus hadir sebagai wadah pelayanan dan peningkatan kesejahteraan seluruh anggota secara inklusif dan profesional.

“Kami ingin Koppeg Setjen DPR RI menjadi koperasi yang modern, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan anggota di masa depan. Program yang kami tawarkan bukan sekadar janji, tetapi langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pelayanan yang cepat, digitalisasi, serta pengelolaan usaha yang amanah,” ujar Saeful Anwar usai debat kandidat.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan sistem syariah dan perluasan keanggotaan bagi P3K merupakan bentuk komitmen pasangan ROSA dalam menghadirkan koperasi yang lebih adil dan berkelanjutan.

Menariknya, dalam ajang pemilihan tersebut sejumlah anggota DPR RI turut memberikan dukungan terhadap pasangan ROSA. Wakil Ketua BURT DPR RI yang juga Anggota Komisi V dari Fraksi Partai Gerindra, Novita Wijayanti, secara terbuka menyatakan dukungan terhadap program pengarusutamaan gender yang diusung ROSA.