DEPOK – Nuansa religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti kediaman Wali Kota Depok, Supian Suri, saat pengajian rutin bulanan edisi ke-7 kembali digelar, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan yang telah menjadi ruang spiritual bagi masyarakat tersebut menghadirkan kajian mendalam Kitab Syarah Al-Hikam, karya ulama sufi besar Ibnu Atha’illah As-Sakandari, dengan tausiyah yang disampaikan langsung oleh Ma’ruf Amin.

Sejak siang hari, halaman hingga ruang utama rumah dinas Wali Kota Depok dipadati ratusan jamaah dari berbagai penjuru kota. Hadir dalam pengajian tersebut para alim ulama, tokoh masyarakat, pimpinan majelis taklim, serta warga yang antusias mengikuti kajian tasawuf yang sarat makna.

Acara yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga 15.30 WIB itu juga dihadiri sejumlah tokoh agama, di antaranya Ketua MUI Kota Depok KH Syihabuddin Ahmad, pimpinan Pondok Pesantren Al Karimiyah Dr KH Ahmad Damanhuri, serta sejumlah kiai lainnya yang turut memperkuat nuansa ukhuwah Islamiyah dalam forum tersebut.

Dalam tausiyahnya, Ma’ruf Amin mengupas nilai-nilai spiritual dalam Al-Hikam yang dinilai tetap relevan di tengah dinamika kehidupan modern.

Ia menekankan pentingnya penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), menjaga adab, serta memperkuat hubungan manusia dengan Allah di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Dengan gaya penyampaian yang sederhana namun penuh kedalaman, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia itu berhasil menghidupkan suasana pengajian. Jamaah tampak khusyuk menyimak setiap penjelasan yang disampaikan, bahkan sebagian terlihat mencatat poin-poin penting dari kajian tersebut.

Pembawa acara pengajian, Iwan Setiawan, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus memperkuat pondasi spiritual masyarakat Kota Depok.

"Alhamdulillah pengajian ini terus berjalan hingga volume ketujuh. Semoga istiqomah, terus memberi manfaat, dan menjadi wasilah keberkahan bagi masyarakat Depok," ujarnya.