CIBINONG – Desakan agar aparat penegak hukum dan Pertamina Patra Niaga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pengisian berulang BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU 34-16926, Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, terus menguat.

Salah satu langkah yang dinilai penting adalah pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di area pengisian guna memastikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (16/6/2026), aktivitas pelayanan di SPBU yang berada di depan Kantor Kelurahan Tengah tersebut tampak berjalan normal. Namun, perhatian publik masih tertuju pada dugaan pengisian Pertalite secara berulang oleh satu kendaraan roda dua yang sebelumnya menjadi sorotan.

Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP), Rahmatullah, SH atau yang akrab disapa Along, menilai rekaman CCTV dapat menjadi salah satu alat untuk mengklarifikasi berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.

"Setiap nosel pengisian memiliki sistem pencatatan elektronik dan area pengisian umumnya dipantau CCTV. Jika memang ingin mengetahui secara jelas apa yang terjadi, aparat dan Pertamina bisa memeriksa rekaman pada hari yang dimaksud," ujar Along saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan apakah benar terjadi aktivitas pengisian berulang sebagaimana yang menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.

Along juga meminta aparat kepolisian dan pihak terkait melakukan pengawasan secara berkelanjutan terhadap distribusi BBM bersubsidi agar tidak terjadi potensi penyalahgunaan.

"Kami berharap pengawasan dilakukan secara konsisten. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tentu harus ada tindakan sesuai aturan yang berlaku. Penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan profesional," katanya.

Ia menambahkan, distribusi BBM subsidi merupakan program yang menyangkut kepentingan masyarakat luas sehingga membutuhkan pengawasan yang ketat dari seluruh pihak terkait.

Halaman:
S
W
Editor: San
Penulis: weng