DEPOK – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai merealisasikan proyek rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan yang meliputi Jalan Enggram dan Jalan Pemuda. Proyek ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi di kawasan Sawangan.
Pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dan mengurangi beban kendaraan pada ruas jalan utama yang sering mengalami kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Depok, Teguh Iswahyudi, ST, mengatakan bahwa rekonstruksi jalan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Depok dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
“Pembangunan ini bukan hanya memperbaiki jalan yang ada, tetapi membangun struktur jalan yang lebih kuat dan tahan lama agar dapat melayani kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. Kami berharap masyarakat dapat mendukung proses pengerjaan hingga selesai,” ujar Teguh, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, total panjang jalan yang direkonstruksi mencapai 872 meter, terdiri dari 175 meter di Jalan Pemuda dan 697 meter di Jalan Enggram. Pekerjaan telah dimulai sejak 8 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 6 Desember 2026.
Untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan jalan, Dinas PUPR menggunakan konstruksi beton mutu tinggi Fc 45 dengan ketebalan 25 sentimeter yang kemudian dilapisi Aspal Concrete Wearing Course (ACWC) setebal 4 sentimeter. Teknologi tersebut diharapkan mampu menghasilkan permukaan jalan yang lebih halus, nyaman dilalui, dan tahan terhadap beban lalu lintas yang terus meningkat.
Selain memperhatikan kendaraan bermotor, proyek ini juga mengakomodasi kebutuhan pejalan kaki. Jalan Pemuda yang memiliki Right of Way (ROW) 11,5 meter akan dilengkapi trotoar di kedua sisi jalan dengan lebar masing-masing dua meter. Sedangkan Jalan Enggram yang memiliki lebar koridor antara 9,5 hingga 10 meter akan dilengkapi trotoar pada satu sisi jalan.
Pembangunan trotoar tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menciptakan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat yang berjalan kaki.
Di sisi lain, sistem drainase juga menjadi bagian penting dalam proyek ini. Dinas PUPR akan membangun saluran menggunakan U-Ditch berukuran 80 x 100 sentimeter yang ditempatkan di bawah trotoar. Selain itu, saluran utilitas berukuran 40 x 40 sentimeter turut disiapkan untuk mendukung kebutuhan infrastruktur kawasan pada masa mendatang.