Rekontruksi Pembunuhan Siswi SMP Pesawaran digelar, 28 Adegan Diperagakan Pelaku

Spread the love
image_pdfimage_print

PESAWARAN, (TB) – KRS (21) tersangka kasus pembunuhan memperagakan adegan saat menghabisi nyawa korban di Dusun Kamulyaan Desa Kalirejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, Jumat (9/9/2022).

Pelaku didatangkan polisi ke lokasi kejadian untuk memperagakan adegan demi adegan pembunuhan, warga pun berkerumun dan meneriaki pelaku saat turun dari mobil polisi.

Kasatreskrim Polres Pesawaran AKP. Supriyanto Husin mengatakan Proses rekonstruksi itu dimulai dari pertemuan antara korban dan tersangka yang kemudian dibawa dibeberapa lokasi yang ada hubungan nya dengan kejadian tersebut.

Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Gadis Remaja di Kebun Karet, Motifnya Ternyata Sepele

“Total ada 28 adegan diperagakan (pelaku) dari lima lokasi,”Kata Supriyanto Husin usai melakukan rekonstruksi di lokasi kejadian.

Sementara penasehat hukum Nurul Hidayah SH mengaku dirinya ditunjuk oleh Kapolsek Gedongtataan untuk mendampingi tersangka dalam menjalani persidangan.

“Ya Saya ditunjuk oleh Kapolsek Gedongtataan untuk pendampingan hukum terhadap KRS, Dan hari ini saya mendampingi dalam rekontruksi. Alhamdulillah KRS sudah memperagakan semua kejadian dengan benar,”jelas Nurul.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Gadis Remaja Yang Mayatnya Ditemukan di Kebun Karet Akhirnya Terungkap

Tambahkan Penasehat Hukum Tersangka KRS dari Lembaga Bantuan hukum cahaya Keadilan Cabang Pesawaran Dr. (Can) Nurul hidayah,SH.MH.

” Dasar hukum pasal 56 KUHP dan saya wajib melaksanakan pendampingan dalam proses hukum Tersangka KRS, Mari kita kedepankan azas Praduga tak bersalah” Tambah Ketua DPC Peradi Gedongtataan.

Dalam kesempatan yang sama Juli ibu korban mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini.
Dirinya berharap pelaku dapat dihukum seberat beratnya.

“Pokoknya saya tidak terima saya minta pelaku kalo bisa hukuman mati,”ujar Juli saat ditemui dikediaman nya.

(Oby/Rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published.