DEPOK – Suasana penuh kebahagiaan dan kekhidmatan menyelimuti Perumahan BSI 2 RW 09, Kelurahan Pengasinan, saat warga menggelar kegiatan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Senin malam (16/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kediaman Ketua RW 09 tersebut diikuti delapan RT dan dimeriahkan penampilan grup marawis serta pawai obor sebagai simbol semangat menyambut bulan penuh berkah.

Acara turut dihadiri Anggota DPRD Kota Depok Hj. Qonita Lutfiyah dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), jajaran Kelurahan Pengasinan, tokoh masyarakat, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta warga yang antusias memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Qonita mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk kembali bertemu Ramadan. Ia mengajak warga menjadikan bulan suci sebagai momentum meningkatkan ibadah dan memperkuat nilai kebersamaan.

“Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, bulan diturunkannya Al-Qur’an, bulan ampunan. Sudah sewajarnya kita sambut dengan kebahagiaan, keimanan, dan ketakwaan. Tradisi seperti ini harus terus dijaga agar nilai-nilai Islam tetap hidup dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan warga RW 09 yang dinilai mampu menjaga tradisi keagamaan sebagai bagian dari budaya masyarakat.

Sementara itu, Ketua RW 09 Bagus menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat persatuan dan keharmonisan lingkungan. Ia berharap kegiatan pawai obor tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga simbol semangat membangun lingkungan yang religius, rukun, dan solid.

“Mari kita jadikan Ramadan sebagai momen kebersamaan. Jangan ada perpecahan di antara warga. Semangat obor ini adalah simbol cahaya persatuan dan semangat mengikuti teladan Rasulullah,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pelepasan pawai obor oleh Lurah Pengasinan Arie, yang diikuti anak-anak hingga orang tua. Warga berharap tradisi menyambut Ramadan ini terus menjadi agenda tahunan guna memperkuat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai keagamaan kepada generasi muda.