BOGOR, (TB) – Proyek Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan (Taman Inspirasi DPRD) Kabupaten Bogor Senilai Rp 6,8 Miliar Diduga tidak Sesuai Speksifikasi dan terkesan asal-asalan.

Hal ini terpantau saat media ini mengecek kondisi di lokasi pekerjaan  secara langsung, Kamis (29/07).

Jaya, selaku Kepala Tukang saat dikonfirmasi terkait pekerjaan yang tidak menggunakan alas kerja/pasir urug, terkesan gugup dan berdalih lupa.

” Lupa kang, eh sudah di pasang yang belum yang dekat setu karena belum dikerjakan,” jelasnya.

Namun saat awak media ini memperlihatkan lokasi yang jelas-jelas tidak adanya alas kerja di bagian yang sudah dipasang, spontan membuat Jaya gugup lalu mengajak media ini untuk menikmati secangkir kopi.

Sementara konsultan pengawas dari PT.Ganesha Pratama Consultant yang enggan  menyebutkan namanya saat dimintai tanggapannya mengatakan, kami dari pihak pengawas akan coba melaporkan apa yang jadi temuan di lapangan, terkait tidak sesuainya data yang ditemukan rekan media.

“Sementara akan kita lakukan upaya peneguran guna diperbaiki apa yang menjadi kelalaian, terkait U Ditch ini kan pabrikasi, kita akan buatkan surat secara tertulis mengapa berbeda, jika  mengacu pada RAB itu kualitas K 350 namun ini bisa saya lihat secara pengalaman diduga kualitas K 175, ini menjadi catatan saya,” ujar konsultan pengawas.

Sebagaimana kita ketahui, Aanstamping adalah batu kosong, yang merupakan bagian dari pondasi menerus/batu belah dan disusun di bawah pondasi. Panjang Aanstamping sendiri mengikuti panjang pondasi. Pekerjaan pondasi sendiri terdiri dari: Penggalian tanah hingga kedalaman tanah keras, minimal 60 cm.

Sedangkan Fungsi utama pasir Urug ini adalah membuat stabil permukaan tanah asli dan menyebarkan beban. Dengan begitu, permukaan tanah yang sudah dilapisi pasir dapat memikul beban secara merata.