Bogor – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Falah menerapkan sistem pembelajaran variatif dan fleksibel guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Program ini dirancang untuk menjangkau warga yang ingin melanjutkan pendidikan, termasuk mereka yang terkendala waktu, lokasi, maupun pekerjaan.

Kepala PKBM Nurul Falah, Raod Kamaludin, menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar tidak terpaku pada satu tempat. Proses pembelajaran dapat dilaksanakan di berbagai lokasi sesuai kebutuhan peserta didik.

“Kami melaksanakan kegiatan belajar tidak hanya di satu tempat, tetapi bisa di mana saja selama memungkinkan untuk kegiatan belajar. Nantinya kami buatkan MoU atau perjanjian dengan pemilik tempat agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” ujar Raod saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).

Pembelajaran Fleksibel untuk Warga yang Bekerja

Menurut Raod, fleksibilitas ini menjadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya kesulitan melanjutkan pendidikan formal karena faktor ekonomi maupun waktu kerja. Dengan sistem yang lebih adaptif, peserta didik tetap dapat mengikuti proses belajar tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama mereka.

Selain pembelajaran tatap muka di lokasi yang disepakati, PKBM Nurul Falah juga menyediakan metode pembelajaran daring (online).

“Kami melaksanakan kegiatan belajar dengan metode online bagi peserta didik yang sambil bekerja, sehingga mereka bisa mengakses pendidikan dengan mudah, efektif, dan efisien,” jelasnya.

Model pembelajaran daring tersebut dinilai mampu menjangkau lebih banyak warga, khususnya mereka yang memiliki mobilitas tinggi atau keterbatasan waktu.

Dukung Program Pendidikan Gratis Pemerintah