BOGOR – Kebakaran melanda asrama santri putra Pondok Pesantren Riyadhul Hidayah Al-Kholiliyah yang berlokasi di Kampung Sipak Dua Hilir, RT 04 RW 03, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Peristiwa tersebut menghanguskan lantai atas bangunan pesantren yang terdiri dari dua lantai. Kobaran api sempat memicu kepanikan warga karena lokasi pondok pesantren berada di kawasan permukiman padat penduduk.
Beruntung, api berhasil dicegah agar tidak merembet ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi. Sebelum petugas melakukan penanganan lebih lanjut, warga bersama para santri bahu-membahu berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Pengurus Pondok Pesantren Riyadhul Hidayah Al-Kholiliyah, Komeng, mengatakan kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi di area asrama santri putra.
“Diduga berasal dari korsleting listrik. Seluruh asrama santri putra di lantai atas habis terbakar,” ujar Komeng.
Saat api mulai membesar, para santri langsung menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran menghanguskan berbagai perlengkapan milik santri, mulai dari kitab, pakaian sekolah, hingga barang-barang pribadi lainnya. Akibat peristiwa itu, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Saat ini Pondok Pesantren Riyadhul Hidayah Al-Kholiliyah menampung sekitar 120 santri. Musibah tersebut menyebabkan fasilitas tempat tinggal santri putra tidak dapat digunakan, sehingga berdampak pada aktivitas belajar dan mengajar di lingkungan pesantren.
Pihak pesantren berharap adanya dukungan dan kepedulian dari masyarakat serta para dermawan untuk membantu proses pemulihan pascakebakaran.