PADANG SIDEMPUAN, (TB) - Kunjungan bersejarah Ir. Soekarno ke Padang Sidimpuan, Sumatera Utara, pada era 1948-an bukan sekadar catatan perjalanan seorang presiden. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi simbol Bhinneka Tunggal Ika yang menggetarkan, menyatukan ribuan masyarakat lokal dalam semangat nasionalisme yang membara. Kenangan ini menginspirasi sebuah inisiatif monumental: pembangunan patung Sang Proklamator di kota itu.
Bayangkan, bagaimana antusiasnya masyarakat Padang Sidimpuan menyambut kedatangan Soekarno kala itu. Mereka rela mempersembahkan kain Ulos dan seekor kerbau, simbol penghormatan mendalam dari lubuk hati.
Anni BK Harahap, seorang anak bangsa yang mewakili keluarga besar, mengungkapkan semangatnya untuk berkontribusi dalam mengenang jejak langkah Sang Proklamator. "Selain itu Sang Proklamator RI Ir. Soekarno adalah milik bangsa Indonesia beliau simbol kebanggaan, sy sebagai anak bangsa berikut mewakili keluarga besar hanya bisa berkontribusi sekuat tenaga kami dalam mengenang napak tilas semoga menjadi inspirasi kita bersama," ujarnya.
Penghormatan untuk Pahlawan Lokal
Lebih dari sekadar patung Soekarno, direncanakan pula pendirian patung tokoh nasional asal Padang Sidimpuan yang pernah menjabat sebagai menteri di era kepemimpinan Soekarno. Sebuah bentuk penghormatan dan kearifan lokal yang patut diapresiasi.
H. Tati Aryani Tambunan SH, salah satu tokoh masyarakat Padang Sidimpuan, menyambut baik inisiatif ini. Beliau berharap patung ini akan menjadi ikon kota, mengingatkan generasi penerus akan sejarah perjuangan dan semangat yang dibawa Soekarno.
"Memang beliau tau bahwa masih banyak tanah adat kepunyaan keluarga Harahap di seputaran Kota Padangsidimpuan, sehingga kembali keputusannya berada di Keluarga Harahap yg berniat mendirikan Patung tersebut, diharapkan lokasi berada di salah satu tanah adat milik keluarga Harahap yaitu di Tanah eks SKKP Kabupaten Tapsel/eks Polres Kota Padangsidimpuan tempat Itu sangat cocok sekali mendirikan simbol Pahlawan," ujar Tati.
Harapan dan Inspirasi
Rizkan Harahap, seorang abdi masyarakat dan pemerhati masyarakat kecil, menyampaikan salam Dalihan na tolu kepada masyarakat Sidimpuan dan Forkopimda. "Sebagai abdi masyarakat dan pemerhati masyarakat kecil, salam Dalihan na tolu kepada masyarakat sidimpuan beserta forkopimda padangsidimpuan , saling mengingatkan kepada polres padangsidimpuan beserta jajaran sebagaimana yang tercantum dalam undang - undang no 2 tahun 2002 tentang tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia diantaranya : memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, salam presisi," ujarnya pada (7/11/2025).