BOGORHari Jadi Bogor (HJB) ke-544 bukan hanya menjadi ajang perayaan tahunan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya Kabupaten Bogor kepada masyarakat luas.

Melalui rangkaian Festival Budaya Nusantara yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Pemerintah Kabupaten Bogor menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional, kuliner khas daerah, hingga produk unggulan UMKM sebagai upaya memperkuat identitas daerah sekaligus menarik minat wisatawan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, HJB menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Bogor kepada masyarakat, baik lokal maupun luar daerah.

“Melalui HJB ke-544 ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki kekayaan budaya, destinasi wisata, dan produk lokal yang sangat potensial untuk terus dikembangkan,” ujarnya.

Menurutnya, promosi wisata tidak cukup hanya melalui iklan atau media sosial, tetapi juga perlu diwujudkan lewat kegiatan yang mampu menghadirkan pengalaman langsung bagi masyarakat.

Festival budaya yang menampilkan beragam kesenian daerah dinilai menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus memperkuat semangat kebhinekaan dan pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.

Selain pertunjukan seni, area UMKM juga menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Berbagai produk kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal dipamerkan selama kegiatan berlangsung.

Banyak pelaku usaha mengaku mengalami peningkatan omzet selama pelaksanaan HJB. Tingginya antusiasme masyarakat dinilai membawa dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal.

Di sisi lain, momentum HJB juga dinilai penting untuk memperkuat promosi destinasi wisata unggulan Kabupaten Bogor, mulai dari kawasan Puncak, wisata alam di wilayah barat Bogor, hingga desa-desa wisata yang mulai berkembang.