Depok - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok, Drs. Edmon Johan, menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah mendekati angka 8 persen melalui penguatan investasi dan kolaborasi pemerintah-swasta.

Hak itu disampaikannya dalam acara konsolidasi pra-pengukuhan Kadin masa bakti 2021–2026 di Balai Kota Depok, Rabu (12/2/2026).

Saat ini, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Depok berada di kisaran 5,4–5,5 persen, angka yang dinilai masih bisa didorong lebih tinggi dengan dukungan regulasi investasi dan percepatan program strategis daerah.

Di hadapan Wali Kota Depok H. Supian Suri, unsur Forkopimda, tokoh agama, pengusaha, dan perwakilan organisasi masyarakat, Edmon menyebut Kadin sebagai rumah bersama dunia usaha sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.

“Kadin adalah rumah kita bersama dan mitra strategis Pemerintah Kota Depok. Baru kali ini kami merasakan penerimaan yang begitu baik dari pemerintah kota. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk bekerja lebih keras memajukan ekonomi Depok,” ujar Edmon.

Ia mengungkapkan, Kadin menargetkan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sejalan dengan target nasional sebesar 8 persen. Berdasarkan data yang dipaparkan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Depok saat ini berada di kisaran 5,4–5,5 persen dan dinilai memiliki peluang besar untuk ditingkatkan melalui kolaborasi pemerintah dan swasta.

Menurut Edmon, penguatan iklim investasi menjadi kunci utama. Kadin mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang investasi agar Depok mampu bersaing dengan kota lain dalam menarik investor.

“Kalau regulasi investasi kuat, investor tidak ragu masuk. Jawa Barat sudah mencatat investasi ratusan triliun rupiah. Depok harus mengambil peran besar dalam arus investasi itu,” tegasnya.

Selain regulasi, Kadin Depok memaparkan sejumlah program strategis, di antaranya pengembangan destinasi wisata berbasis Sungai Ciliwung, revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar modern tanpa menghilangkan ruang UMKM, serta program UMKM naik kelas.