BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) menerjunkan 203 petugas pengamanan hewan kurban untuk melakukan pemeriksaan dan pengawasan hewan kurban di 1.339 titik pemotongan yang tersebar di 40 kecamatan selama pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dipotong sehat, aman dikonsumsi, dan sesuai syariat.
"Tahun ini jumlah hewan kurban di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 20.113 ekor dengan 1.339 titik pemotongan. Ini menjadi tanggung jawab besar yang harus kita laksanakan bersama," ujar Ajat saat pelepasan petugas pengamanan hewan kurban di Cibinong, Senin (25/5/2026).
Sebanyak 203 petugas yang diterjunkan terdiri dari 78 tenaga medik dan paramedik veteriner, 25 penyuluh swadaya, serta 100 mahasiswa IPB University dan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB.
Mereka akan bertugas mulai H-45 hingga H+3 Idul Adha untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di lapangan.
Ajat menegaskan, pengamanan hewan kurban tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan pemerintah kecamatan agar pengawasan berjalan maksimal, terutama di wilayah dengan jumlah hewan kurban yang tinggi.
"Kehadiran petugas dan mahasiswa di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi Bupati Bogor kepada seluruh jajaran Diskanak Kabupaten Bogor dan pihak yang terlibat dalam pengamanan hewan kurban tahun ini.
Pemkab Bogor berharap pengawasan hewan kurban terus ditingkatkan setiap tahun, baik dari sisi jumlah personel maupun kualitas pemeriksaan, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.