BOGOR  – Sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Jalan Nasional Jasinga-Cigelung dilaporkan mati dan rusak. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa titik jalan gelap gulita dan dikeluhkan pengguna jalan, terutama saat malam hari.

Minimnya penerangan dinilai membahayakan keselamatan pengendara serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas di jalur tersebut.

Ketua KNPI Jasinga, Ama Dery, mendesak instansi terkait segera melakukan perbaikan terhadap PJU yang tidak berfungsi.

“Jangan sampai menunggu ada korban baru dilakukan tindakan atau evaluasi. Pihak terkait harus segera bertanggung jawab memperbaiki PJU yang rusak,” ujar Dery, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, persoalan penerangan jalan di jalur tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan maksimal. Kondisi gelap disebut banyak ditemukan di sejumlah titik menuju perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak.

Ia menjelaskan, titik minim penerangan berada mulai dari kawasan Lebak Panjang, simpang Curug, hingga arah Kantor Desa Wirajaya.

“Kalau malam hari sangat terasa. Ada titik yang terang, lalu beberapa meter kemudian gelap lagi. Bahkan ada lampu yang menyala tetapi pencahayaannya sangat minim,” katanya.

Dery juga menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur penerangan jalan antara wilayah pusat kota dan daerah perbatasan yang dinilai masih kurang mendapat perhatian.

“Padahal masyarakat di wilayah pinggiran juga memiliki hak yang sama. Sama-sama warga negara dan sama-sama membayar pajak,” tegasnya.