FLORES – ASAR Humanity resmi memulai rangkaian Program Qurban 2026 melalui kegiatan kick off bertajuk “Bersyukur Berqurban” yang digelar di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (26/4/2026).
Pulau Adonara dipilih sebagai lokasi pembuka dengan pertimbangan masih terbatasnya akses distribusi hewan qurban di wilayah tersebut. Program ini bertujuan memperluas pemerataan manfaat qurban, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil yang selama ini jarang tersentuh.
Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Madinatunnajah dan dihadiri tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan sinergi dan dukungan bersama dalam pelaksanaan program kemanusiaan tersebut.
Acara diawali dengan tilawah Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Dana Dani, kesenian tradisional khas Adonara yang sarat makna kebersamaan. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni pembukaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai sosial dan budaya masyarakat.
Sebagai simbol dimulainya program, ASAR Humanity menyerahkan tiga ekor sapi kepada pihak pondok pesantren untuk didistribusikan kepada masyarakat.
Perwakilan ASAR Humanity, Royaldo, menyampaikan bahwa fokus utama program tahun ini adalah pemerataan distribusi qurban hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan kebahagiaan qurban tidak hanya dirasakan masyarakat di perkotaan, tetapi juga menjangkau pelosok negeri, bahkan hingga mancanegara seperti Palestina dan Afrika,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, selain menjangkau berbagai daerah di Indonesia, program Qurban 2026 juga akan diperluas ke sejumlah wilayah internasional sebagai bagian dari misi kemanusiaan global.
Kegiatan ini juga diwarnai testimoni dari masyarakat penerima manfaat yang menyampaikan bahwa momen qurban merupakan salah satu yang paling dinantikan setiap tahunnya.