DEPOK - Gagasan menghadirkan ruang publik ikonik di Kota Depok mulai mengemuka. Warga Kecamatan Cipayung mengusulkan kawasan Setu Citayam sebagai lokasi strategis pembangunan taman air mancur yang diharapkan menjadi ikon baru kota.
Usulan tersebut disampaikan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bojong Pondok Terong sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mendorong setiap daerah menghadirkan ruang publik representatif dan berdaya tarik.
Ketua LPM Bojong Pondok Terong, Nurman Hasra, menilai Setu Citayam memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan. Selain sudah dikenal sebagai ruang rekreasi warga, kawasan tersebut juga didukung aksesibilitas yang baik.
“Lokasinya sangat strategis, dekat stasiun, rencana tol, hingga pengembangan infrastruktur seperti underpass. Jika dibangun taman air mancur, ini bisa menjadi wajah baru Kota Depok,” ujar Nurman, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, pengembangan kawasan tidak hanya berdampak pada estetika kota, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menyoroti bahwa wilayah Cipayung masih memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) relatif rendah dibanding kecamatan lain, sehingga kehadiran ruang publik dinilai dapat menjadi salah satu pemicu perbaikan kesejahteraan.
Dukungan juga datang dari masyarakat sekitar. Warga menilai pembangunan taman air mancur akan menghadirkan ruang interaksi yang layak sekaligus membuka peluang ekonomi baru, khususnya bagi pelaku UMKM.
“Kalau terealisasi, ini akan jadi pusat aktivitas warga. UMKM bisa tumbuh, dan orang dari luar daerah juga tertarik datang,” ungkap salah satu warga.
Keberadaan Stasiun Citayam yang berada tak jauh dari lokasi menjadi nilai tambah tersendiri. Akses transportasi yang mudah diyakini akan meningkatkan kunjungan dari wilayah penyangga, termasuk Jakarta dan sekitarnya.
LPM berharap Pemerintah Kota Depok segera merespons usulan tersebut melalui kajian komprehensif dan koordinasi lintas pemerintah, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.