DEPOK – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok resmi memulai tahapan Musyawarah Kota (Muskot) Kadin Kota Depok Periode 2026–2031 melalui rapat Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) di Sekretariat Kadin Kota Depok, Senin (29/6/2026).

Dalam rapat tersebut ditetapkan bahwa pengambilan formulir bakal calon Ketua Kadin Kota Depok dibuka mulai 2 Juli 2026, sementara pelaksanaan Muskot dijadwalkan pada September 2026.

Ketua Kadin Kota Depok, H. Miftah Sunandar, mengatakan Muskot merupakan momentum penting untuk memperkuat regenerasi organisasi sekaligus menentukan arah Kadin dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha di Kota Depok.

"Seluruh tahapan telah disusun agar berjalan tertib, transparan, demokratis, dan sesuai aturan organisasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap anggota Kadin berhak mencalonkan diri sebagai ketua sepanjang memenuhi persyaratan, di antaranya memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin selama dua tahun berturut-turut dan memiliki pengalaman organisasi di bidang usaha.

Menjelang Muskot, dinamika pemilihan mulai menghangat. Sedikitnya lima nama disebut berpotensi maju sebagai calon ketua, terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki. Namun hingga kini belum ada pendaftaran resmi yang masuk ke panitia.

Miftah menyambut positif banyaknya kandidat yang muncul karena menunjukkan proses kaderisasi berjalan baik dan organisasi memiliki banyak sumber daya potensial untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.

Ia juga mengingatkan seluruh calon dan anggota Kadin untuk menjaga sportivitas serta persatuan organisasi. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh menimbulkan perpecahan.

"Kompetisi itu penting, tetapi persatuan jauh lebih penting. Setelah Muskot selesai, tidak ada lagi kubu-kubuan. Yang ada hanya satu keluarga besar Kadin Kota Depok yang bersama-sama memajukan dunia usaha dan pembangunan Kota Depok," tegasnya.