BOGOR – Kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan. Salah satunya Jalan Lapangan Tembak yang berada di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang. Kerusakan jalan yang cukup parah dilaporkan telah memicu kecelakaan lalu lintas akibat banyaknya lubang di badan jalan.
Kepala Dusun 04 Desa Ciaruteun Ilir, Wahyudin, mengatakan kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penanganan yang optimal.
Menurutnya, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya berupa penimbunan menggunakan material sirtu sehingga tidak mampu bertahan dalam jangka waktu lama.
"Jalan ini sangat memprihatinkan karena banyak lubang. Bahkan beberapa waktu lalu ada pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak," ujar Wahyudin, Minggu (28/6/2026).
Ia menjelaskan, salah satu penyebab utama kerusakan jalan yang terus berulang adalah tidak adanya sistem drainase yang memadai di sepanjang ruas jalan tersebut. Akibatnya, air hujan kerap menggenangi badan jalan dan mempercepat kerusakan permukaan aspal.
"Setiap kali diperbaiki dengan sirtu, saat hujan turun materialnya kembali tergerus air. Akhirnya jalan kembali rusak dan berlubang," katanya.
Karena itu, Wahyudin meminta Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi juga membangun saluran drainase yang memadai agar kerusakan jalan dapat ditangani secara menyeluruh.
"Drainase menjadi bagian penting yang harus diprioritaskan. Jika hanya memperbaiki jalannya tanpa membangun saluran air, kerusakan akan terus berulang," tegasnya.
Ia menambahkan, persoalan jalan rusak tidak hanya terjadi di wilayah Cibungbulang. Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Ciampea juga masih dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan cukup berat dan mengganggu aktivitas masyarakat.