DEPOK – Komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan terus ditunjukkan Kantor Pertanahan Kota Depok. Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok, Budi Jaya, S.T., M.T., QRMP., didampingi Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Dorotius Kurniawan Abimanyu, S.ST., meninjau langsung kegiatan Pekan Bazaar UMKM Kelurahan Tugu yang digelar di halaman Kantor Pertanahan Kota Depok pada 9–12 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah promosi dan pemasaran bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat. Beragam produk ditampilkan dalam bazaar tersebut, mulai dari kuliner khas, minuman, aneka aksesori, hingga produk kreatif hasil karya warga.
Kehadiran bazaar UMKM ini tidak hanya menjadi sarana transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ajang memperkuat jaringan pemasaran dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Jaya menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, dukungan terhadap pengembangan UMKM perlu terus diperkuat melalui berbagai program dan kegiatan yang memberikan ruang promosi bagi para pelaku usaha.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produknya sekaligus memperluas jangkauan konsumen. Kami berharap UMKM di Kota Depok terus tumbuh, berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Budi Jaya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan. Kehadiran bazaar UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan produk, tetapi juga membantu memperkenalkan berbagai potensi usaha masyarakat yang memiliki kualitas dan daya saing.
“Produk-produk UMKM lokal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk lainnya. Karena itu perlu diberikan ruang agar semakin dikenal dan mendapatkan peluang pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Pekan Bazaar UMKM Kelurahan Tugu diharapkan menjadi momentum bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat kemandirian ekonomi, serta mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.
Selain memberikan manfaat ekonomi secara langsung, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara masyarakat, pelaku usaha, dan instansi pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang sehat dan produktif.