DEPOK – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Depok menggelar Pendidikan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), Kursus Banser Lanjutan (Susbalan), dan Dirosah Ula sebagai bagian dari upaya memperkuat kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan organisasi.
Mengusung tema “Berilmu dalam PKL, Disiplin dalam Susbalan, Berkah dalam Dirosah”, kegiatan tersebut diikuti kader Ansor dan Banser serta dihadiri Ketua PC GP Ansor Kota Depok H. Muhammad Kahfi, M.Pd., Ketua PCNU Kota Depok KH Ahmad Solechan, unsur Pemerintah Kota Depok melalui Kesbangpol, pimpinan DPRD, para ulama, dan pengurus Nahdlatul Ulama.
Ketua PC GP Ansor Kota Depok, H. Muhammad Kahfi, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin yang memiliki kapasitas intelektual, integritas moral, serta loyalitas terhadap bangsa dan ulama.
“PKL, Susbalan, dan Dirosah Ula adalah ikhtiar kita membangun kader yang setia kepada negara, mencintai tanah air, menjaga Nahdlatul Ulama, menghormati ulama, dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Kahfi, pendidikan kader tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin organisasi semata, melainkan proses pembentukan karakter kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus belajar dan berjuang agar mampu menjadi pemimpin yang memberikan manfaat serta solusi bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Depok, KH Ahmad Solechan, menilai kaderisasi merupakan mata rantai perjuangan Nahdlatul Ulama yang harus terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan kepemimpinan organisasi dan ulama di tengah dinamika kehidupan bangsa.
Menurutnya, kader Ansor tidak hanya dituntut memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga kepedulian sosial, kesiapan melayani umat, serta kemampuan menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan masyarakat.
“Kader Ansor harus mampu berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan moderasi beragama, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.