AKARTA – Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Se-Nusantara menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak pemerintah dan pemegang saham melakukan evaluasi terhadap pengangkatan Ginka Febriyanti Ginting sebagai Komisaris PT Pertamina Retail.
Koordinator Aksi, Amar, menyatakan pengangkatan pejabat strategis di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus mengedepankan prinsip profesionalisme, meritokrasi, transparansi, dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Menurut Amar, jabatan komisaris memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya perusahaan, memastikan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta menjaga kepentingan negara sebagai pemegang saham.
KAMMI Bogor Raya Tolak Hasil Muktamar XIV di Ambon, Sebut Penetapan Ketua Umum Cacat Konstitusi
"BUMN merupakan perusahaan yang mengelola aset negara dan memiliki fungsi pelayanan publik. Karena itu, setiap pengangkatan komisaris harus didasarkan pada kompetensi, integritas, rekam jejak, dan pengalaman yang relevan," ujar Amar dalam orasinya.
Dalam aksi tersebut, massa juga menyinggung rekam jejak Ginka Febriyanti Ginting yang, menurut mereka, pernah menjadi perhatian publik setelah organisasi yang dipimpinnya disebut dalam laporan Komisi Pencari Fakta (KPF) terkait demonstrasi pada Agustus 2025. Massa aksi menilai hal tersebut perlu menjadi bagian dari pertimbangan dalam proses evaluasi.
Namun demikian, hingga berita ini ditulis belum terdapat putusan pengadilan yang menyatakan adanya pelanggaran hukum oleh Ginka Febriyanti Ginting terkait hal tersebut.
Amar berpendapat, persepsi publik mengenai proses pengangkatan komisaris di BUMN harus dijawab melalui mekanisme yang transparan agar tidak menimbulkan anggapan adanya kepentingan di luar pertimbangan profesional.
"Kami meminta agar proses pengangkatan pejabat strategis di BUMN dapat dipertanggungjawabkan secara objektif melalui kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang jelas sehingga mampu menjaga kepercayaan masyarakat," katanya.
Gerakan Mahasiswa Se-Nusantara menilai evaluasi terhadap pengangkatan Ginka Febriyanti Ginting penting dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance di lingkungan BUMN.