DEPOK – Musyawarah Kota (Mukota) VI Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Depok resmi memasuki tahapan penting. Panitia membuka pengambilan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Umum KADIN Kota Depok periode 2026–2031 mulai 2 hingga 9 Juli 2026.
Pembukaan pendaftaran ini menjadi momentum bagi para tokoh dunia usaha yang selama beberapa bulan terakhir disebut-sebut akan meramaikan bursa calon Ketua Umum KADIN Kota Depok. Setelah berbagai dinamika dan komunikasi yang berkembang, kini tahapan resmi organisasi telah dimulai.
Ketua Steering Committee (SC) Mukota VI KADIN Kota Depok, Irsan Randi, SH., S.Pd., menegaskan seluruh proses pencalonan disusun secara transparan, terbuka, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anggota yang memenuhi persyaratan.
“Mulai tanggal 2 sampai 9 Juli 2026 kami membuka pengambilan formulir bakal calon Ketua Umum KADIN Kota Depok. Semua tahapan telah disusun secara jelas dan akan diumumkan kepada publik. Kami mengundang seluruh anggota yang memiliki kapasitas, komitmen, dan niat membangun KADIN untuk mengikuti proses ini sesuai aturan organisasi,” ujar Irsan, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, setiap bakal calon wajib menyertakan biaya pendaftaran sebesar Rp50 juta saat pengambilan formulir. Selanjutnya, pada tahap pengembalian formulir yang berlangsung 18–31 Juli 2026, bakal calon diwajibkan menyertakan dana partisipasi penyelenggaraan Mukota sebesar Rp500 juta.
Namun demikian, Irsan menegaskan dana penyelenggaraan tersebut tidak dibebankan kepada satu calon saja.
“Apabila terdapat dua atau tiga calon yang lolos verifikasi administrasi, maka dana penyelenggaraan tersebut menjadi tanggung renteng sesuai jumlah calon yang ditetapkan. Jadi bukan Rp500 juta dibayar masing-masing calon,” jelasnya.
Panitia juga telah menyiapkan skenario apabila hingga penutupan pendaftaran belum ada bakal calon yang mendaftar. Masa pendaftaran akan diperpanjang selama satu minggu, yakni pada 10–17 Juli 2026.
Sementara itu, tahapan berikutnya meliputi perbaikan dokumen pada 1–7 Agustus, verifikasi faktual pada 8–25 Agustus, serta pengumuman dan penetapan calon pada 26 Agustus 2026.