FORSIM Berbagi Ringankan Beban Yatim Piatu dan Dhuafa Di Tengah Pandemi

Spread the love
image_pdfimage_print

SUKABUMI, (TB) – Forum Silaturahmi Masyarakat (Forsim) menjalankan program bantuan sosial kemanusiaan yang ke dua kalinya, dengan membagikan paket sembako kepada anak yatim dan dhuafa, Kamis (19/08). Bantuan tersebut yang difokuskan untuk meringankan beban anak-anak Yatim Piatu dan Dhuafa.

Selain bantuan sembako, forsim juga menyalurkan bantuan berupa uang tunai. Sebanyak 106 anak yatim piatu dan 80 dhuafa jadi sasaran penerima bantuan yang giatnya dilaksanakan di Kampung bantar Rt.004/01, Desa Pondokaso Tengah, Kecamatan Cidahu-Kabupaten Sukabumi jawa barat.

Ketua Forsim endin dalam kesempatan itu menyampaikan, ” bantuan yang diberikan untuk tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk anak yatim dan dhuafa dalam kondisi Pandemi seperti sekarang ini,” ujarnya.

Endin Saefudin juga menambahkan bahwa, di tengah wabah Covid-19 yang mendera perekonomian, para yatim dan dhuafa bersyukur karena merasa masih ada yang memperhatikan mereka  Hal ini setidaknya bisa membuat mereka sejenak seolah lupa dengan situasi pandemi ini, imbuh Endin.

” Saya berharap agar anak-anak yatim maupun dhuafa ini tidak terkena dampak penyebaran Covid-19 yang sedang melanda bangsa kita ini dan tetap tercukupi kebutuhan pangannya serta kebutuhan dasar lainnya. Melalui kegiatan ini kami ingin menginspirasi masyarakat untuk menyisihkan rejeki yang mereka miliki untuk meringankan beban anak-anak yatim piatu dan dhuafa ini agar mereka tetap dapat hidup dengan layak dan santunan ini merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan kepedulian FORSIM kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, ungkap Endin.

Diakhir sambutan, Endin Saefudin mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Desa,tokoh nasyarakat yang sudah mendukung kegiatan santunan ini, untuk ke depan mudah-mudahan kita bisa melakukan acara yang lebih banyak lagi penerimanya, ucap Endin.

Sementara Agun Gunawan selaku kepala desa berpesan,”Dalam semangat yang sama,saya bangga sekali dalam kondisi pandemi ini dilingkup wilayah desa pondokaso tengah ada forum yang dapat melakukan kegiatan sosial seperti ini. Saya sangat mendukung sekali, Ucapnya.

Disisi lain Kita harus meyakini bahwa yang bisa mengangkat dan menyelesaikan wabah ini hanya dengan kedisiplinan masyarakat untuk menjaga kesehatannya dan mengikuti anjuran Pemerintah dalam menanggulangi pandemi ini, serta yang terpenting doa dan dzikir yang dipanjatkan kepada Allah. “Mudah-mudahan doa kita bersama di acara santunan ini, satu tujuan, satu harapan, agar semuanya dapat saling membantu,gotong royong dan peduli akan sesama dalam bersilaturahmi,”Ungkapnya.(Den)

Leave a Reply

Your email address will not be published.