Oleh : Santo/Redaksi Tugas Bangsa
Di balik gemerlap seremoni peresmian ruang kelas baru dan penyerahan beasiswa tahunan, praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di sektor pendidikan kerap kali hanya menyentuh permukaan. Banyak perusahaan besar dengan jargon “peduli pendidikan” tampil rutin dalam dokumentasi media, namun realitas di lapangan menunjukkan ironi: sekolah-sekolah di sekitar kawasan industri tetap kekurangan guru, fasilitas belajar terbatas, dan mutu pendidikan stagnan.
Fenomena ini mencerminkan kegagalan pendekatan CSR yang hanya berorientasi pada citra, bukan pada cita-cita perubahan jangka panjang.
Simbolisme Tanpa Strategi
Tak sedikit program CSR dijalankan secara insidental—berdasarkan kalender sosial perusahaan, bukan berdasarkan peta kebutuhan riil dunia pendidikan. CSR menjadi sarana membangun goodwill publik, bukan sarana membangun sistem pendidikan yang lebih kuat. Bantuan berupa tas, seragam, atau renovasi ringan bangunan sekolah memang berguna, tapi tidak menyentuh akar masalah utama seperti krisis guru, rendahnya mutu pengajaran, dan keterbatasan akses teknologi pembelajaran.
Mengapa perusahaan lebih memilih CSR simbolik? Jawabannya sederhana: lebih cepat, lebih terlihat, dan lebih mudah dikapitalisasi sebagai konten promosi. Program pelatihan guru atau peningkatan kapasitas sekolah yang butuh waktu panjang, koordinasi kompleks, serta hasil tak langsung, cenderung dihindari.
Peran Pemerintah Daerah: Mengubah Pola
Di sinilah pentingnya peran strategis pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan. Mereka perlu menyusun peta kebutuhan pendidikan yang konkret, berbasis data, dan terus diperbarui. Peta ini bisa menjadi dasar bagi perusahaan untuk menyalurkan CSR secara terukur dan berkelanjutan. Tanpa arah yang jelas, CSR hanya akan jadi deretan kegiatan yang tak saling berhubungan, dan seringkali gagal menjadi solusi jangka panjang.
Pemerintah juga harus menjadi dirigen dalam orkestrasi ini—memfasilitasi kemitraan antara sekolah, korporasi, dan pemangku kepentingan lain. Kolaborasi tripihak ini penting untuk memastikan bahwa setiap program CSR memiliki dampak sistemik dan selaras dengan agenda pembangunan pendidikan daerah.
Daerah
Install App
Tugasbangsa.com
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda