BOGOR, (TB) – Masih terkait perkara dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021, yang melibatkan Bupati Bogor Non Aktif Ade Yasin Cs dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat sebagai tersangka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap para saksi baik dari lingkungan ASN Pemkab Bogor dan unsur BPK Perwakilan Jawa Barat.

Setelah pada hari Rabu 17 Mei 2022 kemarin KPK memanggil sembilan orang saksi para ASN dari berbagai Dinas di Pemkab Bogor. Hari ini, Kamis 19 Mei 2022, KPK kembali memanggil dan memeriksa 10 saksi baru, yang diantaranya adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis. PUPR) Kabupaten Bogor, Soebiantoro dan Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Agus Khotib.

Kesepuluh saksi baru yang dipanggil ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, mereka berasal dari lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor dan BPK Perwakilan Jawa Barat.

Selain Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat dan Kadis PUPR Kab. Bogor, delapan saksi lainnya sebagai berikut:

Heru Haerudin, PNS/ PPK Bina Marga Dinas PUPR Kab. Bogor

Gantara Lenggana, PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor

Krisman Nugraha, PNS/ Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kab. Bogor

Indra Nurcahya, PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor

Aldino Putra Perdana, PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor