JAKARTA, (TB) – Ketua Umum Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika, Taufan Hunneman, mendorong agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai stabilisator dan dinamisator dalam pemerintahan Indonesia.
Hal itu diungkapkan Taufan dalam pernyataan persnya pada awak media, pada Selasa (4/6/2024), di Jakarta.
Menurut Taufan, hadirnya TNI sebagai stabilisator dan dinamisator di pemerintahan merupakan peran yang aktual dan sesuai dengan tantangan zaman.
“TNI sudah seharusnya menjadi stabilisator dan dinamisator, yang dampaknya akan dirasakan dalam kehidupan berbangsa pada umumnya,” ungkap Taufan.
Lebih lanjut ia menjelaskan, peran stabilisator dan dinamisator yang akan diambil oleh TNI kini tentu berbeda dengan yang pernah terjadi pada era Orde Baru lalu.
Ketika itu, keterlibatan TNI dalam aspek politik cukup dominan. Ini salah satunya bisa dilihat dari adanya Fraksi TNI/Polri di parlemen. Namun hal itu kini tidak ditemukan.
Menurut Taufan, fakta itu menunjukkan kalau kondisi Indonesia saat ini sangat jauh berbeda dengan era Orde Baru.
Selain hilangnya peran politik TNI di parlemen, perbedaan lainnya bisa dilihat dari proses pemilihan presiden.
“Pada era orde baru, presiden dipilih melalui MPR Ri dan tidak ada batas waktunya,” tandas mantan aktivis 98 ini.