DEPOK – DPRD Kota Depok terus mematangkan arah pembangunan daerah melalui proses penyelarasan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dewan. Hal tersebut dibahas dalam rapat internal yang digelar di ruang paripurna DPRD Kota Depok, Rabu (11/3/2026).
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok Edi Masturo menjelaskan, rapat berlangsung dalam suasana kebersamaan dan semangat kolaborasi antaranggota dewan. Menurutnya, penyelarasan Pokir menjadi langkah penting untuk memastikan berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun para wakil rakyat dapat terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Alhamdulillah rapat berjalan dengan baik. Semua pihak memiliki semangat yang sama untuk menyelaraskan pokok-pokok pikiran dewan demi kepentingan masyarakat,” ujar Edi Masturo usai rapat.
Ia menuturkan, dalam pembahasan tersebut sejumlah sektor pembangunan menjadi perhatian utama, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Infrastruktur masih menjadi prioritas utama karena dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas warga serta mendorong pertumbuhan wilayah.
Selain itu, sektor kesehatan masyarakat juga menjadi sorotan, khususnya terkait keberadaan posyandu di berbagai wilayah Kota Depok. Edi mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat puluhan posyandu yang belum memiliki tempat sendiri dan masih memanfaatkan fasilitas sementara.
“Ada sekitar 100 posyandu yang saat ini masih menumpang. Ini menjadi perhatian kami agar ke depan mereka dapat memiliki fasilitas yang lebih layak sehingga pelayanan kesehatan masyarakat, terutama untuk ibu dan anak, bisa berjalan lebih optimal,” jelasnya.
Dalam proses penyelarasan tersebut, DPRD juga berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok guna memastikan berbagai aspirasi yang disampaikan anggota dewan dapat terakomodasi dalam perencanaan program pembangunan pemerintah daerah.
Edi menegaskan, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sangat penting agar program pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.