Kota Bogor, (TB) – “Hanya pohon yang banyak buahnya yang akan sering dilempari batu.” Ungkapan ini mencerminkan posisi RSUD Kota Bogor di tengah berbagai rumor yang beredar mengenai permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) dari anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan tegas, Manajemen RSUD Kota Bogor membantah semua isu tersebut.
Kepala Bidang Pengembangan Bisnis dan Mutu RSUD Kota Bogor, dr. Armein Sjuhairy Rowi, M.Kes menyampaikan bahwa THR yang diterima oleh pegawai rumah sakit saat ini sepenuhnya berdasarkan ketentuan yang diatur dalam dua regulasi penting. Pertama, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang mengatur pemberian Tunjangan Hari Raya kepada pimpinan dan pegawai non pegawai negeri sipil pada lembaga non struktural, dan kedua yakni Peraturan Walikota Bogor Nomor 26 tahun 2024.
“Adapun permintaan kenaikan itu telah berdasarkan aturan. Dan sumber anggarannya pun dari BLUD bukan membebani APBD,” tegas dr. Armein.
Sejak berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Kota Bogor menunjukkan komitmen yang tinggi untuk mengelola operasionalnya secara mandiri tanpa ketergantungan pada subsidi dari APBD. Ini mencerminkan integritas dan profesionalisme manajemen dalam mengelola anggaran dan sumber daya, sekaligus menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan publik.
“Kami mengedepankan prinsip akuntabilitas dan terus fokus pada membangun kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, fokus utama kami saat ini adalah terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang terjangkau dan bermutu bagi masyarakat Bogor,” terang dr. Armein yang juga menjabat sebagai Ketua IDI Kota Bogor.
Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan ke RSUD adalah indikator nyata dari kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh kepada layanan yang disediakan RSUD Kota Bogor. “Bed Occupancy Ratio (BOR) kami terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ini bukti nyata bahwa RSUD lekat di hati masyarakat Bogor,” terangnya.
Fokus pada Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Dengan berbagai program inovatif, RSUD Kota Bogor berusaha keras untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Dari penyediaan peralatan medis yang canggih hingga pelatihan berkelanjutan bagi tenaga medis, RSUD berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan perawatan yang terbaik. “Kami percaya bahwa kesehatan adalah hak setiap individu, dan kami bertekad untuk memberikan akses kepada semua masyarakat Kota Bogor,” tambahnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, RSUD juga mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan. Data menunjukkan bahwa jumlah kunjungan pasien setiap tahunnya mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terus tumbuh subur kepada RSUD Kota Bogor, yang dikenal dengan layanan yang ramah dan profesional.