DEPOK, (TB) – Drainase di lingkungan RT 01/RW 08, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung tidak luput dari perhatian Siswanto. Usai menggelar reses bersama warga, Sabtu (10/5) siang, anggota DPRD dari Fraksi PKB ini mengecek saluran air yang disebut jadi biang banjir beberapa waktu lalu.
“Sebenarnya saat banjir lalu, warga mengeluhkan saluran air yang kurang memadai. Katanya, waktu hujan deras saluran tidak mampu menampung debit air,” kata Siswanto disela-sela kegiatan.
Dari pantauan Siswanto, memang saluran air sepanjang sekitar 200 meter tidak dalam kondisi baik. Terlihat ada pendangkalan dan penyempitan. “Wajar kalau hujan tidak bisa nampung,” tuturnya.
Selain itu, sebagian saluran air tertutup jalan dan bangunan. Sehingga perlu dilakukan pembongkaran. “Khawatir yang tertutup jalan, ada yang tersumbat,” katanya.
Oleh karenanya, Siswanto berharap Pemkot Kota Depok proaktif melakukan pengecekan saluran air yang tersumbat atau mengalami pendangkalan.
“Karena ini urgent, saya berharap Dinas PU turun dan melihat kondisi saluran air di sini. Kalau perlu pasang uditch agar warga di sini tidak was-was lagi kalau hujan turun,” tandasnya.
Buruknya drainase, lanjut Siswanto membuat jalan lingkungan ikut rusak parah. Paving blok yang terpasang juga banyak yang terlepas sehingga jalan berlubang-lubang.
Sekadar diketahui, saat turun hujan deras beberapa waktu lalu, sejumlah rumah terendam air hingga 40cm. “Air masuk ke rumah warga pak. Saluran air tidak nampung. Mohon ini pasang uditch,” ujar Ketua RT 01, Zaenal.
Selain menunjukkan saluran air yang jadi biang kerok banjir, Zaenal juga menunjukkan rumah salah satu warga yang ambruk akibat angin puting beliung beberapa bulan lalu. Karena orang tidak mampu, sampai sekarang rumahnya belum diperbaiki.