TUBAS JAKARTA – Dampak dari disrupsi digital membawa perubahan fundamental di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks bernegara. Apalagi pasca pandemi COVID-19, peran teknologi semakin mendominasi kehidupan sosial masyarakat, khususnya bagi Generasi Milenial dan Gen Z.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Pos Gibran, Benny Hutapea melalui sambungan selulernya di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2024 usai memberikan usulan kepada Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.
Benny meyakini generasi millenial dan generasi Z dikenal adaptif terhadap teknologi dan mampu menunjukkan potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia.
“Saya yakin ditengah perubahan ini, Indonesia mampu menghadapi tantangan era peralihan generasi,” kata Benny dengan nada tenang.
Menurut dia generasi Boomers yang lebih tua dan Generasi Milenial serta Gen Z memiliki jumlah populasi sangat tinggi.
“Bukan hal baru jika generasi Boomers seringkali menganggap generasi muda kurang berpengalaman dan tidak mau bekerja keras, memperparah keadaan dengan budaya timur yang menekankan kepatuhan terhadap yang lebih tua,” jelas Dewan Pembina Perkumpulan Petani Sarang Walet Nusantara (PPSWN).
Sebab itu, kata dia menyebabkan banyak Generasi Milenial dan Gen Z memilih migrasi ke kota, meninggalkan daerah kabupaten yang mengalami perkembangan lambat dalam bidang modernisasi dan inovasi. Kondisi ini menghambat potensi daerah dalam berkontribusi aktif terhadap pembangunan nasional.
Dalam menjawab tantangan ini, Benny menghadirkan program Millennial Stand Up For Nation.
Benny berinisiatif membangun daya dukung daerah dengan memanfaatkan potensi Generasi Milenial dan Gen Z melalui modernisasi dan inovasi.