BOGOR - Memasuki malam ke-22 Ramadhan, umat Islam berada pada fase penting dalam sepuluh hari terakhir bulan suci. Pada periode ini, umat muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah sebagai upaya meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 1–3)
Para ulama menjelaskan bahwa malam-malam ganjil dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan memiliki peluang lebih besar sebagai malam Lailatul Qadar. Meski demikian, umat Islam dianjurkan menghidupkan seluruh malam di sepuluh hari terakhir dengan berbagai amalan ibadah.
Rasulullah SAW memberikan teladan dengan meningkatkan ibadahnya ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis:
“Apabila telah masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah SAW menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh dalam beribadah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)