Bogor, (TB) — Intensitas hujan tinggi menyebabkan longsor di Desa Curug, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Dua infrastruktur vital terdampak: tembok penahan tanah (TPT) dan jalan ambruk, mengancam keselamatan puluhan kepala keluarga di Kampung Ngasuh.
Kepala Desa Curug, Aton, mengapresiasi langkah cepat yang diambil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, yang langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
“UPT Irigasi sudah ke lokasi TPT yang ambruk waktu hari Selasa, dan hari ini UPT Jalan melakukan hal yang sama,” ujar Jaro Aton saat ditemui di kantor desa, Kamis (7/8/2025).
Aton berharap penanganan segera dilakukan, mengingat kondisi tanah yang sudah keropos dan berpotensi longsor susulan. “TPT yang ambruk itu didalamnya keropos. Kami khawatir makin melebar, semoga Pemkab Bogor segera melakukan penanganan kedaruratan,” imbuhnya.
Sebagai informasi, wilayah terdampak longsor yakni Kampung Ngasuh RT06/RW09 dihuni oleh sekitar 50 kepala keluarga berdasarkan data desa.
Sebelumnya, Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V, Esda Permana Lukman, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan awal dan memasang garis pengaman (safety line) di lokasi longsor.
“Hasil monitoring kemarin (Selasa) sudah kami laporkan kepada pimpinan serta memasang safety line agar area tidak dilalui warga dan menghindari risiko korban,” ujar Esda, Rabu (6/8/2025).
Sementara itu, Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah Jasinga, Firman Komara, menegaskan bahwa pihaknya akan bergerak cepat melakukan penanganan darurat untuk mencegah pergeseran tanah lebih lanjut di sekitar STA 400 Jalan Ngasuh – Cileuksa.
“Kami akan bertindak cepat untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar,” tegas Firman. (Deri)