BOGOR – Jalan berlubang di ruas Panyaungan–Nanggung–Curugbitung kembali memakan korban. Seorang pengendara motor terjatuh di lokasi tersebut pada Senin malam (16/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan di jalur yang selama ini dikeluhkan warga karena kondisi jalan yang rusak dan berlubang.
Salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai kecelakaan serupa terus berulang tanpa penanganan yang maksimal.
“Ini ada lagi yang kecelakaan di Jalan Ace Tabrani, Kecamatan Nanggung,” ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah kecelakaan juga terjadi di ruas yang sama, tepatnya di wilayah Pakapuran, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung. Kondisi ini mendapat sorotan dari kalangan aktivis.
Ketua LSM Pergerakan Perubahan Untuk Keadilan (PPUK) DPC Kabupaten Bogor, Ilyas, menilai rentetan kecelakaan sejak awal tahun 2026 tidak bisa lagi dianggap sebagai musibah semata.
“Kalau satu kali mungkin musibah. Tapi kalau berulang di titik yang sama dan sampai menyebabkan luka berat bahkan patah tulang, ini sudah masuk kategori kelalaian,” tegas Ilyas, Minggu (1/3/2026).
Berdasarkan penelusuran, kecelakaan pertama terjadi pada awal Januari 2026. Ubik Taufik, warga Kebon Awi, terjatuh saat menghindari lubang di jalan dan mengalami luka serius hingga patah tulang iga.
Insiden serupa kembali terjadi pada 26 Januari 2026, saat seorang Sales Promotion Man (SPM) bernama Ronal kehilangan kendali dan terjatuh di titik yang sama.