SUKABUMI, (TB) - Nurodin atau yang akrab disapa Jaro Peloy secara resmi dipercaya oleh baris kolot (tetua adat) sebagai Ketua II Kesatuan Adat Banten Kidul (SABAKI).
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum SABAKI, H. Sukanta, dalam acara Riungan Gede SABAKI di Aula Kasepuhan Gelar Alam, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/10).

Jaro Peloy mengapresiasi pelaksanaan Riungan Gede yang berlangsung selama dua hari tersebut.

“Saya melihat sangat luar biasa pertemuan ini dan ada beberapa agenda ke depan yang akan dilakukan,” ujar Jaro Peloy di sela acara.

Politisi yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bogor ini menyampaikan bahwa dirinya akan segera melakukan konsolidasi, khususnya dengan perwakilan SABAKI dari Bogor.

“Kami akan melakukan konsolidasi agar lebih kompak, lebih guyub, supaya semua berjalan bersama,” tuturnya.

Menurut Jaro Peloy, kekompakan dalam satu wadah SABAKI menjadi penting karena lembaga adat ini memiliki hubungan erat dengan sejarah leluhur.

“Kenapa SABAKI? Karena ini ada di wewengkon yang sangat berkaitan erat dengan sejarah leluhur dulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jaro Peloy mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dan konsolidasi dengan sejumlah fraksi serta partai politik untuk mendorong Perda Pengakuan Masyarakat Adat.

“Insyaallah kita akan dorong. Saya pun sudah konsolidasi dengan beberapa fraksi agar ke depan Perda Pengakuan Masyarakat Adat bisa dilahirkan,” ujarnya.