PESAWARAN, (TB) — Sejumlah warga Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menyoroti kepemimpinan Iskandar, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Jaya yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Iskandar diduga memperkaya diri sendiri dan orang lain melalui pengelolaan bantuan pemerintah yang seharusnya diperuntukkan bagi kepentingan petani.
Bantuan Bajak dan Alat Pertanian Hilang
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa berbagai bantuan pemerintah yang pernah diterima Gapoktan Mekar Jaya kini tak lagi dapat dimanfaatkan.
“Dulu ada delapan unit bajak dari kepala desa sebelumnya, sekarang hilang semua. Ada yang katanya dijual di dusun sebelah,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).
Tak hanya bajak, warga juga menuding sejumlah alat pertanian lain seperti mesin penyedot air (alkon) dan traktor besar raib tanpa kejelasan.
“Dulu ada alkon, sekarang sudah tidak ada lagi. Mungkin dijual oleh ketua Gapoktan. Traktor yang gede juga entah ke mana,” tambahnya.
Pupuk Diduga Diperjualbelikan
Warga lain berinisial M juga mengaku bahwa namanya sering digunakan sebagai penerima pupuk bersubsidi, namun kenyataannya ia hanya sekali mendapatkan jatah.
“Sejak dulu nama saya dipakai terus, tapi saya baru sekali dapat pupuk, itu pun cuma tiga karung,” ungkapnya.
Daerah
Install App
Tugasbangsa.com
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda