BOGOR – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegalwangi 01, Muhammad Esa Ramadhani, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait keluhan mengenai kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Rabu (4/3/2026).
Esa mengakui bahwa pada saat itu kualitas buah yang dibagikan kepada penerima manfaat memang kurang baik dan hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya.
“Pertama saya minta maaf terkait menu hari Rabu kemarin. Waktu itu kualitasnya memang kurang baik dan ini menjadi pelajaran bagi kami agar ke depan menu yang disajikan bisa lebih baik,” kata Esa saat dikonfirmasi di Desa Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, menu MBG disusun untuk kebutuhan selama satu minggu dan pada saat itu dapur SPPG menggunakan komoditas buah jambu kristal yang tersedia.
Menurutnya, program MBG di dapur SPPG Tegalwangi masih berjalan sekitar satu bulan sehingga masih dalam tahap penyesuaian dalam pengelolaan dan distribusi menu.
“Kita juga baru berjalan sekitar satu bulan, jadi masih menyesuaikan,” ujarnya.
Esa menambahkan, saat ini dapur SPPG Tegalwangi melayani 1.986 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa PAUD, SD, SMP hingga SMA.
Selain itu, layanan program MBG juga telah menjangkau tiga posyandu di wilayah tersebut.
“Untuk penerima manfaat saat ini sekitar 1.986 orang. Dari sekolah ada sekitar 1.706 siswa mulai dari PAUD, SD, SMP sampai SMA, dan kami juga melayani tiga posyandu,” jelasnya.