BOGOR, (TB) – Kepala SMPN 02 Ciomas, Kabupaten Bogor, R.Body Supriyana,S.Pd mengeluhkan keberadaan saluran irigasi desa yang melintas di halaman sekolah yang kerap menjadi penyebab terjadinya banjir.

Kepada media ini, Bodi mengatakan  setiap hujan deras banjir sering merendam halaman hingga ruang kelas, ucapnya.

 "Genangan air setinggi mata kaki masuk ke sejumlah ruang kelas dan mengganggu kegiatan belajar siswa." ungkap Body, Jumat (26/9/2025).

Luapan terjadi akibat saluran irigasi desa yang melintas di halaman sekolah tidak mampu menampung debit air hujan. Kondisi ini kerap berulang setiap musim penghujan. Dampaknya, sejumlah ruang kelas ikut terendam.

Kepala SMPN 02 Ciomas, R.Body Supriyana,S.Pd berharap Pemda dan dinas terkait segera menindaklanjuti persoalan ini.

“Kami memohon agar saluran irigasi dinormalisasi dan digeser keluar dari sekolah. Programnya sudah masuk pengajuan anggaran, bahkan sudah ditindaklanjuti pihak desa dan kecamatan. Namun hingga kini belum ada eksekusi,” jelasnya.

Menurutnya, genangan air tidak hanya mengganggu sekolah tetapi juga warga sekitar komplek perumahan.

“Kami berharap pihak terkait lebih tanggap, karena kondisi ini sangat mengganggu aktivitas belajar siswa,” tegas Bodi.

Untuk diketahui, sebagai langkah sementara, pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan melakukan pembersihan lumpur. Namun untuk jangka panjang, pihak sekolah telah mengusulkan tiga solusi: