PESAWARAN, (TB) – Meski dana Alokasi Umum (DAU) dari Pusat untuk Pesawaran turun 20 Miliar, dipastikan tidak akan berimbas kepada
Penghasilan tetap (Siltap) Kades dan perangkat Desa serta tunjangan BPD dikembalikan normal, tanpa ada pengurangan dalam Anggaran Dana Desa (ADD) semester 2 tahun 2021.
Hal tersebut mengundang apresiasi berbagai pihak diantaranya Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pesawaran, dalam rapat bersama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, bertempat di D’junjungan Resto Desa Sukabanjar, Gedong tataan, Senin (18/10/2021).
” Alhamdulillah Penghasilan Tetap (Siltap) Kades, perangkat desa termasuk tunjangan BPD normal kembali tanpa ada pengurangan di semester 2 tahun 2021 ini dengan mengupayakan sektor lain yang disesuaikan setelah Bupati Dendi Ramadhona berkoordinasi ke Kemendagri,” Kata Ketua PABPDSI Kabupaten Pesawaran Harpan, S. Kom. didampingi sekretaris PABPDSI, Septri Yuanda, S.Pd saat menghadiri rapat tersebut.
Menurutnya, hal tersebut sebagaimana pembahasan bersama dalam rapat mengenai surat tertanggal 11 Oktober 2021 menyikapi hasil rapat bersama Sekda Pesawaran, mengenai penyesuaian ADD yang berdampak
pada Pengurangan Siltap Kades, Perades dan tunjangan BPD.
” Namun demikian juga ada tiga poin kesepakatan yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Desa itu sendiri,
Pertama, mendongkrak Pendapatan Asli Daerah dengan menggenjot PBB hingga 90% dan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor.
Kedua, mendorong peningkatan PADesa dari penggalian potensi desa melalui retribusi tempat wisata Desa,
Ketiga, penarikan retribusi pajak dari perusahaan-perusahaan dan industri yang ada di wilayah Desa,” Tegasnya.
Untuk itu, sambung Ketua PABPDSI, hal tersebut disepakati bersama APDESI dan PPDI suatu komitmen bersama yang harus dikawal bersama. karena itu patut diapresiasi langkah strategis Bupati Pesawaran memperjuangkan hak teman-teman hingga ke Kemendagri.
” Alhamdulillah ini patut diapresiasi dan didukung, tentu kami dari PABPDSI sangat berterimakasih kepada Bapak Bupati Dendi, saya juga mengajak teman-teman BPD dan Pemdes se-Kabupaten Pesawaran agar bersama-sama mengajak masyarakat taat pajak, karena ini penting demi peningkatan PAD dan percepatan pembangunan daerah,” Ujarnya.
Hal Senada juga disampaikan Ketua APDESI Kabupaten Pesawaran, Suranto bahwa langkah strategis Bupati Dendi patut diapresiasi dan terimakasih atas solusi terbaik dengan berbuah hasil kesepakatan penyesuaian ADD yang tidak berdampak pada
pengurangan Siltap Kades, Perades dan tunjangan BPD, bahkan kembali normal tanpa ada pemotongan di semester kedua tahun 2021.