DEPOK, (TB) — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Camat Cilodong Kota Depok, Zainal, menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan keamanan lingkungan di seluruh wilayah Cilodong. Sesuai arahan Wali Kota Depok, seluruh ketua RT dan RW diminta kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), yang kini sudah mulai berjalan meski belum sepenuhnya melibatkan seluruh warga.

“Kami sudah menyampaikan pesan Pak Wali kepada para ketua RT dan RW. Alhamdulillah sebagian besar sudah bergerak, meskipun belum semua warga terlibat penuh. Tetapi setidaknya, sudah ada aksi nyata dari masyarakat,” ujar Zainal saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/12).

Tiga Fokus Utama: Cuaca Ekstrem, Keamanan, dan Kebersamaan Warga

Menurut Zainal, pengaktifan siskamling menjadi sangat krusial jelang Nataru karena tiga faktor utama:

1. Antisipasi Cuaca Ekstrem
Kondisi cuaca yang tak menentu belakangan ini memerlukan kesiapsiagaan warga. “Jika ada siskamling, semua lebih siap ketika terjadi sesuatu, terutama menghadapi cuaca ekstrem,” jelasnya.

2. Mengurangi Risiko Kriminalitas
Aktivitas siskamling dipercaya mampu menekan potensi kejahatan seperti pencurian, tawuran, dan perampokan, khususnya di kawasan perumahan.

3. Mempererat Hubungan Sosial
Siskamling menjadi wadah interaksi sekaligus memperkuat kedekatan antarwarga yang sebelumnya jarang berkomunikasi. “Ada chemistry baru yang terbangun,” kata Zainal.

Penilaian Pos Siskamling dan Patroli Tengah Malam

Untuk memotivasi warga, setiap kelurahan di Cilodong mengirimkan satu pos ronda untuk mengikuti lomba tingkat kecamatan. Tim juri telah meninjau pos-pos tersebut pada waktu acak, mulai pukul 23.00 hingga dini hari.