RUMPIN, (TB) – Perbaikan jalan provinsi di wilayah Parungpanjang berdampak langsung pada membeludaknya arus truk tambang yang melintasi jalan di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Warga pun mengeluhkan kemacetan parah, terutama pada sore hingga malam hari di sepanjang jalan Cicangkal – Sukamulya.

“Sudah seminggu ini macet terus, terutama sore sampai malam. Truk tronton makin banyak dan menutup hampir seluruh badan jalan,” keluh Ridwan Wongli, warga Desa Sukamulya, Kamis (24/7/2025).

Menurutnya, banyak sopir truk menunggu “jam tayang” di ruas jalan menuju Gunungsindur maupun ke arah Tangerang, menyebabkan antrean panjang dan kemacetan yang makin parah.

“Petugas Dishub juga minim, tronton makin banyak. Lengkap sudah derita warga Rumpin,” ucapnya dengan nada satire.

Kapolsek dan Dishub Akui Masalah

Kapolsek Rumpin, AKP Suyoko SH, membenarkan bahwa kemacetan di wilayah Rumpin, khususnya jalan Cicangkal, memang kerap terjadi. Menurutnya, ada beberapa faktor penyebab:

  1. Kurangnya kesadaran sopir truk tambang dalam mengikuti aturan jam operasional.

    Tidak tersedianya kantong parkir untuk truk menunggu giliran.

    Terbatasnya jumlah personel Dishub di lapangan.