BOGOR, (TB) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor menggelar diskusi publik dan bedah buku bertema “Memperjuangkan Ajengan KH Sholeh Iskandar Menjadi Pahlawan Nasional” di Gedung Serbaguna Mahasiswa Islam (GSMI), Sabtu (2/8/2025).
Ketua Umum HMI Cabang Bogor, Farhan Putra Mandela menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen intelektual organisasi untuk mengangkat sosok KH Sholeh Iskandar sebagai figur penting dalam sejarah nasional.
“Perjuangan KH Sholeh Iskandar tidak hanya penting bagi Bogor, tetapi juga bagi bangsa. Ia adalah ulama sekaligus pejuang yang berkontribusi besar dalam mempertahankan kemerdekaan dan membangun pendidikan Islam. Sudah waktunya negara mengakui beliau sebagai Pahlawan Nasional,” tegas Farhan.
Menurut Farhan, HMI Cabang Bogor akan terus mendorong kajian, advokasi, dan sosialisasi untuk memperluas pemahaman publik mengenai jasa KH Sholeh Iskandar. Pengakuan negara, lanjutnya, bukan semata simbol, tetapi bentuk penghormatan terhadap perjuangan ulama dan umat Islam dalam sejarah bangsa.
Dalam acara tersebut, hadir pula penulis buku revisi tentang KH Sholeh Iskandar, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Apendi Arsyad, M.Si, yang memaparkan isi bukunya secara mendalam. Ia menyingkap rekam jejak KH Sholeh Iskandar dalam melawan penjajah Belanda dan kontribusinya dalam pendidikan Islam pasca-kemerdekaan.
“Beliau memenuhi semua unsur historis, moral, dan kultural sebagai Pahlawan Nasional. Buku ini menyertakan dokumentasi, arsip sejarah, dan testimoni para saksi hidup,” terang Apendi.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dan semangat untuk terus mendorong pengusulan KH Sholeh Iskandar ke tingkat nasional. Rekomendasi yang dihasilkan, antara lain adalah penggalangan dukungan publik serta langkah-langkah strategis advokasi kepada pemerintah.
“Ini bukan hanya tentang pengakuan individu, tapi juga pengakuan atas peran penting pesantren, ulama, dan umat Islam dalam membentuk Indonesia merdeka,” tutup Apendi. (Sto)